A’pare-pare: Tradisi Ngasak Padi di Polombangkeng Selatan, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan


Abstract Views : 23   PDF Downloads : 21

Authors

  • St. Junaeda Universitas Negeri Makassar
  • Juliati Universitas Negeri Makassar
  • Meliani Sawitri Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Fauzan Agil Universitas Negeri Makassar
  • Evy Azhari Universitas Negeri Makassar
  • Andi Rezki Diana Universitas Negeri Makassar
  • Putri Ainun Arsi Universitas Negeri Makassar
  • Mirza Fahrani Adam Universitas Negeri Makassar

Keywords:

A;pare-pare , Ngasak Padi , Petani , Polombangkeng Selatan , Sosial-Ekonomi , Takalar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tradisi A’pare-pare yang dilakukan oleh masyarakat Polombangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, yang memiliki kesamaan dengan tradisi ngasak padi yang dilakukan oleh petani Jawa. Sama halnya dengan ngasak padi, A’pare-pare merupakan kegiatan mengumpulkan sisa-sisa padi hasil penen yang dilakukan dilahan milik orang lain. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan data kualitatif. Data diperoleh dengan cara melakukan pengamatan, wawancara terhadap informan dan mengumpulkan dokumentasi.   Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa alasan masyarakat Polombangkeng Selatan melakukan A’pare-pare ini bisa dipetakan menjadi dua. Pertama adalah alasan yang menggunakan persfektif agama, bahwa tidak boleh membuang-buang sesuatu yang masih bisa dimanfaatkan atau menghindari perilaku mubazir, dan yang kedua adalah untuk membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari terkait dengan kebutuhan pangan. Hadirnya tradisi A’pare-pare ini juga berfungsi sebagai salah satu jaringan pengaman sosial bagi masyarakat di Polombangkeng Selatan, Kabupaten Takalar.

 

Downloads

Published

08-06-2024

How to Cite

Junaeda, S., Juliati, Sawitri, M. ., Agil, M. F. ., Azhari, E. ., Diana, A. R. ., Arsi, P. A. ., & Adam, M. F. . (2024). A’pare-pare: Tradisi Ngasak Padi di Polombangkeng Selatan, Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan . Journal of Education and Culture, 4(2), 15–22. Retrieved from https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/article/view/820

License

Copyright (c) 2024 Journal of Education and Culture

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.