Journal of Education and Culture
https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec
<p><a href="https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/index"><strong>Journal of Education and Culture (JEC)</strong></a> is a journal managed by Indra Institute Research & Publication, with ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2797-8052">2797-8052</a>. The journal publishes three issues in a year, in February, June, and October. JEC focuses on education, teaching and learning, culture, philosophy, humanities, and language fields.</p> <p>JEC was established with the aim of becoming a publication medium for academics, researchers, practitioners, and stakeholders in the fields of education, culture, and humanities. The journal aims to present high-quality articles covering various topics related to education and humanities, including theory, methodology, research, and practical applications.</p>Indra institute Research & Publicationen-USJournal of Education and Culture2797-8052 Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta
https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/article/view/1561
<p>Kemampuan mental imagery merupakan salah satu komponen psikologis yang berperan penting dalam peningkatan performa atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan mental imagery atlet futsal SMAN 2 Purwakarta berdasarkan lima dimensi yang diukur menggunakan Sport Imagery Ability Questionnaire (SIAQ). Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling, melibatkan seluruh populasi sebanyak 47 atlet futsal. Instrumen yang digunakan adalah SIAQ yang mencakup lima dimensi, yaitu skill imagery, strategy imagery, goal imagery, affect imagery, dan mastery imagery. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan acuan mean dan standar deviasi untuk pengkategorian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas atlet (55%) berada pada kategori sedang, diikuti kategori tinggi (17%), sangat tinggi (11%), serta masing-masing 9% pada kategori rendah dan sangat rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan mental imagery atlet futsal SMAN 2 Purwakarta secara umum berada pada tingkat moderat dan masih memerlukan pengembangan melalui program latihan mental yang terstruktur dan sistematis. Implikasi dari penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelatih dan psikolog olahraga untuk mengintegrasikan latihan mental imagery berbasis SIAQ dalam program pembinaan atlet.</p>SuryanaDeni FirmansyahJeki Purnama Putra
Copyright (c) 2026 Journal of Education and Culture
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-262026-02-266116 Survei Tingkat Goal Setting dan Peak Performance pada Siswa Ekstrakurikuler Futsal SMP Negeri 4 Purwakarta
https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/article/view/1560
<p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengidentifikasi tingkat goal setting dan peak performance pada siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMP Negeri 4 Purwakarta. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif. Seluruh populasi yang berjumlah 33 siswa digunakan sebagai sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket goal setting (Goal Setting Formative Questionnaire) dan angket peak performance (Sport Mental Toughness Questionnaire) dengan format skala Likert. Pengolahan data menggunakan analisis statistik deskriptif berdasarkan kategorisasi mean dan standar deviasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat goal setting dalam kategori tinggi sebanyak 14 siswa (42,4%), sedangkan tingkat peak performance dominan berada pada kategori sedang sebanyak 11 siswa (33,3%). Temuan tersebut mengindikasikan adanya kesenjangan yang cukup signifikan antara kemampuan penetapan tujuan siswa dengan realisasi penampilan puncak di lapangan, sehingga program pelatihan keterampilan mental yang sistematis dan terstruktur sangat diperlukan.</p>rian hardianaAnisa AgustinaDede M. SalimJeki Purnama Putra
Copyright (c) 2026 Journal of Education and Culture
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-262026-02-2661712Konsep Pendidikan Islam Menurut M. Iqbal dan Fazlur Rahman
https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/article/view/1562
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pendidikan Islam menurut Muhammad Iqbal dan Fazlur Rahman serta mengidentifikasi relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), melalui analisis terhadap karya-karya utama kedua tokoh serta literatur sekunder yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Muhammad Iqbal memandang pendidikan sebagai proses pembentukan khudi (kepribadian kreatif) yang menekankan penguatan individualitas, dinamisme, dan kreativitas manusia dalam kerangka spiritualitas Islam. Sementara itu, Fazlur Rahman menekankan pentingnya pembaruan metodologis melalui pendekatan historis-kritis dan integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum, guna mengatasi dikotomi keilmuan dalam sistem pendidikan Islam. Persamaan keduanya terletak pada orientasi pembaruan, sikap kritis terhadap stagnasi intelektual, serta visi pendidikan yang humanistik dan progresif. Perbedaannya tampak pada fokus konseptual, di mana Iqbal lebih menekankan aspek filosofis-eksistensial, sedangkan Rahman lebih menitikberatkan pada rekonstruksi epistemologis dan sistemik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sintesis pemikiran kedua tokoh tersebut berkontribusi signifikan dalam merumuskan paradigma pendidikan Islam yang integratif, kontekstual, dan responsif terhadap tantangan modernitas.</p>Nur Fitriani Fatihah
Copyright (c) 2026 Journal of Education and Culture
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-03-062026-03-06611322Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta
https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/article/view/1573
<p><em>Motivation is a key psychological factor that drives athletes to perform consistently and achieve optimal results. This study aims to describe the motivation profile of students participating in football extracurricular activities at SDN 2 Citalang, Purwakarta Regency. A quantitative descriptive survey method was employed with a total sampling of 25 student-athletes. The research instrument was a motivation questionnaire consisting of 30 items across three indicators: intrinsic motivation (items 1–10), extrinsic motivation (items 11–20), and training commitment (items 21–30), measured using a Likert scale. Validity was confirmed and reliability was tested using Cronbach's Alpha. Results show: intrinsic motivation mean = 4.2 (High category), extrinsic motivation mean = 3.8 (Moderate), and training commitment mean = 3.5 (Moderate). The overall mean total score was 109.6 (SD = 14.8), categorised as High. Category distribution: 4 students (16%) Very High, 10 students (40%) High, 8 students (32%) Moderate, 2 students (8%) Low, and 1 student (4%) Very Low. Intrinsic motivation is the dominant driver, while training commitment requires targeted improvement through structured coaching programme.</em></p> <p><em>Motivasi merupakan faktor psikologis utama yang mendorong atlet untuk berlatih secara konsisten dan mencapai prestasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil motivasi atlet pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling sebanyak 25 siswa. Instrumen penelitian berupa angket motivasi yang terdiri dari 30 butir pernyataan yang mencakup tiga indikator: motivasi intrinsik (butir 1–10), motivasi eksternal (butir 11–20), dan komitmen latihan (butir 21–30), diukur menggunakan skala Likert. Validitas instrumen telah diuji dan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach's Alpha. Hasil penelitian menunjukkan: rerata motivasi intrinsik = 4,2 (kategori Tinggi), motivasi eksternal = 3,8 (Sedang), dan komitmen latihan = 3,5 (Sedang). Rerata total skor keseluruhan adalah 109,6 (SD = 14,8), termasuk dalam kategori Tinggi. Distribusi kategori: 4 siswa (16%) Sangat Tinggi, 10 siswa (40%) Tinggi, 8 siswa (32%) Sedang, 2 siswa (8%) Rendah, dan 1 siswa (4%) Sangat Rendah. Motivasi intrinsik menjadi pendorong yang paling dominan, sedangkan komitmen latihan perlu mendapat perhatian lebih melalui program pembinaan yang terstruktur.</em></p>Taufiq HidayatArief RachmanAsriJeki Purnama Putra
Copyright (c) 2026 Journal of Education and Culture
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28612327Ketimpangan Gaji Dosen dan Dampaknya pada Kinerja Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia
https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jec/article/view/1572
<p><em>The wage disparity between lecturers in public and private universities in Indonesia has become a significant issue, affecting the quality of higher education. Lecturers in private universities often receive lower wages despite having qualifications comparable to those in public universities. This disparity impacts their welfare, reduces motivation, and affects their performance in teaching, research, and community service. Additionally, the excessive workload on lecturers in private universities, with many tasks to complete without adequate compensation, contributes to stress and fatigue, which diminishes their effectiveness in carrying out academic duties. This decline in performance influences learning outcomes and the overall academic quality. The managerial factors, such as inadequate human resource management, also pose a major problem. Private universities lacking supportive policies, such as career development programs for lecturers and sufficient incentives, struggle to improve the quality of education. Therefore, improvements in managerial policies and lecturer management in private universities are crucial to enhancing lecturer welfare and the quality of higher education in Indonesia.</em></p>Muhammad Eko PurwantoMuannif Ridwan
Copyright (c) 2026 Journal of Education and Culture
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-02-282026-02-28612840